Senin, 14 Mei 2012

nutrisi


BAB I
PENDAHULUAN

A.           Latar Belakang
Nutrisi atau zat gizi merupakan unsur - unsur yang terdapat dalam makanan dan diperlukan oleh tubuh untuk berbagai keperluan seperti menghasilkan energi, mengganti jaringan haus serta rusak, memproduksi subtansi tertentu misalnya enzim, hormon dan antibodi. Disamping itu nutrisi juga diperlukan oleh tumbuh kembang pada bayi, anak – anak serta ibu hamil ( tumbuh kembang janin ). Nutrisi dapat dibagi menjadi makro nutrisi yang terdiri atas karbohidrat, lemak, protein, dan kelompok mikro nutrien yang terdiri atas vitamin dan mineral. Selain nutrisi, dalam makanan juga terdapat unsur – unsur yang berguna bagi kesehatan seperti serat pangan, air, Fitokimia pangan , prebiotik dan probiotik yang semuanay ini disebut unsur – unsur pangan.
Dari data diatas penulis tertarik mengangkat kasus Kekurangan Nutrisi karena peran dan fungsi perawat dalam merawat pasien Kekurangan nutrisi sangat penting, selain itu kekurangan nutrisi sangat berbahaya. Maka dari itu peran perawat dalam kasus Kekurangan nutrisi ini adalah membantu proses kesembuhan diri pasien, baik fisik maupun psikis, mengayomi, memberi motivasi dan menjaga pasien.
B.            Tujuan Umum
Mahasiswa dapat melakukan asuhan keperawatan pada klien dengan konjungtivitis. Mengetahui konsep medis dari Penyakit Konjungtivitis

©      Tujuan Khusus
Secara khusus '' Asuhan Keperawatan Klien dengan kekurangan nutrisi'', ini disusun supaya :
  1. Mahasiswa dapat mengetahui tentang pengertian, penyebab, klasifikasi, tanda dan gejala, patofisiologi, pemeriksaan penunjang, penatalaksanaan,serta proses keperawatan yang akan dijalankan.
  2. Mahasiswa dapat mengidentifikasi asuhan keperawatan pada klien dengan kekurangan nutrisi
  3. Mahasiswa dapat mengidentifikasi pendidikan kesehatan yang diperlukan pada pasien yang dirawat dengan keluhan kekurangan nutrisi.
  4. Agar makalah ini dapat menjadi bahan ajar bagi mahasiswa lainnya tentang berbagai hal yang berhubungan dengan kekurangan nutrisi.

BAB II
LANDASAN TEORI


a)             Konsep Dasar Kebutuhan Nutrisi
Nutrisi atau zat gizi merupakan unsur – unsur yang terdapat dalam makanan dan diperlukan oleh tubuh untuk berbagai keperluan seperti menghasilkan energi, mengganti jaringan haus serta rusak, memproduksi subtansi tertentu misalnya enzim, hormon dan antibodi. Disamping itu nutrisi juga diperlukan oleh tumbuh kembang pada bayi, anak – anak serta ibu hamil ( tumbuh kembang janin ). Nutrisi dapat dibagi menjadi makro nutrisi yang terdiri atas karbohidrat, lemak, protein, dan kelompok mikro nutrisi yang terdiri atas vitamin dan mineral. Selain nutrisi, dalam makanan juga terdapat unsur – unsur yang berguna bagi kesehatan seperti serat pangan, air, fitokimia pangan, prebiotik dan probiotik yang semuanya ini disebut unsur – unsur pangan.

b)             Prinsip – Prinsip Nutrisi
Tubuh memerlukan bahan bakar untuk menyediakan energi untuk fungsi organ dan pergerakan badan, untuk mempertahankan suhu tubuh, dan untuk menyediakan material mentah untuk fungsi enzim, pertumbuhan, penempatan kembali dan perbaikan sel.
Metabolisme mengacu pada semua reaksi biokimia dalam sel tubuh. Proses metabolik dapat menjadi anabolik (membangun). Makanan dimakan, dicerna, dan diserap untuk menghasilkan energi yang diperlukan untuk reaksi ini. Kebutuhan energi individu dipengaruhi oleh beberapa faktor. Kebutuhan energi seseorang ketika istirahat disebut laju metabolisme basal (basal metabolic rate, BMR) adalah energi yang diperlukan pada tingkat rendah fungsi selular. Persamaan umumnya digunakan untuk memperkirakan penggunaan energi basal ( basal energy expenditure, BEE ). Sejumlah faktor, seperti aktifitas, penyakit, cedera, demam, infeksi, pemasukan makanan dan kelaparan dapat menagkibatkan basal energi expenditure. Kebutuhan energi untuk anak yang berusia di bawah enam tahun dihitung berdasarkan berat badan dan usia. Kebutuhan energi juga dapat diperkirakan dengan mengukur konsumsi oksigen dan produksi karbon dioksida dengan alat-alat pengukuran metabolisme.
Kebutuhan energi dipenuhi lengkap oleh asupan kalori pada makanan,maka berat badan tidak berubah. Jika pemasukan kalori melebihi kebutuhan energi,maka berat seseorang akan menambah.ketika pemasukan kalori gagal untuk memenuhi kebutuhan energi,maka seseorang akan kehilangan berat badan.
Nutrisi merupakan elemen penting untuk proses dan fungsi tubuh.Enam kategori saat makanan adalah air,karbohidrat,protein,vitamin, dan miniral.Kebutuhan energy dipenuhi dengan metabolism karbohidrat,Protein, dan lemak.Air adalah komponen tubuh yang vital dan bertindak sebagai penghancur zat makanan.Vitamin dan mineral tidak menyediakan energi,tapi penting untuk proses metabolism dan keseimbangan asam-basa

c)             Nutrisi Essensial
Nutrisi essensial terbagi dalam 6 unsur yaitu :
1.        Karbohidrat
Karbohidrat adalah sumber utama dalam diet. 1 gram karbohidrat adalah 4 kilo kalori (kkal). Karbohidrat juga terdiri dari elemen karbon, hidrogen dan oksigen. Klasifikasi karbohidrat dikelompokkan menurut unit gula/sakarida.
Bagian-bagian dari karbohidrat:
©      Monosakaridaà glukosa, fruktosa & galaktosa.
©      Disakaridaà sukrosa, laktosa & maltosa (monosakarida ditambah dengan air).
©      Polisakarida à terdiri dari banyak unit gula (tidak dapat larut dalam air).
Polisakarida tidak dapat dicerna karena manusia tidak memiliki enzim yang dapat memecah polisakarida. Selain itu polisakarida memiliki peranan dalam nutrisi manusia yaitu untuk menambahkan serat untuk diet. Serat berfungsi untuk mencegah dan menyembuhkan penyakit.
Jumlah karbohidrat yang sedikit disimpan dalam hati dan otot disebut glikogen. Glikogen desintesis dari glukosa untuk menyediakan energi salama kita berpuasa. Kelebihan dari kalori karbohidrat bisa disimpan dalam bentuk lemak. Metabolisme karbohidrat terdiri dari 3 proses utama :
v  Katabolisme glikogenà glukosa + CO2 + air (glikogenolisis).
v  Anabolisme glukosaà glikogen untuk penyimpanan (glikogenesis).
v  Perubahan asam amino & gliserol à glikogen untuk energi (glukoneogenesis).
Karbohidrat merupakan sumber utama bahan bakar untuk otak, otot rangka selama latihan, eritrosit, leukosit dan medulla renal. Fungsi Karbohidrat dioksidasi dalam tubuh agar menghasilkan panas dan energi bagi segala bentuk aktivitas tubuh. Karbondioksida dan air terbentuk sebagai produk akhir dan pada prinsipnya kedua bahan tersebut diekskresikan melalui paru – paru dan ginjal.
2.        Protein
Sumber energi dari protein adalah 4 kkal/g. Bentuk protein yang paling sederhana adalah asam amino-asam amino esensial yang tidak dapat disentesis oleh tubuh tapi harus diberikan dalam diet, sedangkan asam amino non esensial dapat disintesis. Albumin dan insulin merupakan protein sederhana karena terdiri dari asam amino dan derivatnya. Kombinasi dari protein sederhana dengan non protein menghasilkan protein kompleks, seperti lipoprotein (lemak ditambah dengan protein sederhana). Asam amino itu sendiri diubah menjadi jaringan, hormon, dan enzim. Asama amino juga dapat diubah menjadi lemak dan disimpan sebagai jaringan adipose atau menjadi energi melalui proses glikoneogenesis.
Protein yang lengkap terdiri dari semua asam amino esensial dalam kuantitas yang cukup untuk mempertahankan keseimbangan nitrogen. Protein yang bernilai biologis tinggi, contohnya seperti daging, hewan ternak, susu dan telur. Sedangkan protein tidak lengkap contohnya sereal, kacang, buncis, dan sayur-sayuran.
Protein terdiri dari 16% nitrogen dan merupakan sumber nitrogen satu-satunya. Nitrogen lalu disimpanoleh tubuh untuk pembangunan dan perbaikan jaringan tubuh. Tubuh kita berada pada keseimbangan nitrogen bila asupan dan haluarannya sama. Jika asupan pada keseimbangan nitrogen lebih besar dari haluaran berarti keseimbangan nitrogen positif, dan dapat berpengaruh untuk pertumbuhan, hamil dan penyembuhan luka. Keseimbangan nitrogen negative terjadi ketika tubuh kehilangan banyak nitrogen, contoh nya dalam keadaan infeksi, luka bakar, demam, kelaparan, dan cedera.
Fungsi Protein:
*      Menggantikan protein yang hilang selama proses metabolisme yang normal dan proses pengausan yang normal.
*      Menghasilakn protein yang baru
*      Diperlukan dalam pembuatan protein – protein yang baru dengan fungsi kusus dalam tubuh
*      Dapat dipakai sebagai sumber energi.

  1. Lemak
Lemak merupakan sumber energi yang dipadatkan. Lemak dan minyak terdiri atas gabungan gliserol dengan asam – asam lemak. Lemak, seperti halnya karbohidrat, tersusun dari atom – atom karbon, hydrogen dan oksigen tetapi pola penatanaan dan proposinya berbeda.
Lemak merupakan nutrisi yang paling berkalori, yaitu 9 kkal/g. Lemak tersusun dari karbon, hidrogen dan oksigen. Lemak dasar tersusun atas trigliserida dan asam lemak. Proses berjalannya asam lemak disentesis disebut Lipogenesis. Asam lemak dibagi 2 yaitu :
  1. Asam lemak jenuh, contohnya : lemak hewan.
  2. Asam lemak tak jenuh à tunggal, ganda. Contohnya : lemak sayuran.
Asam linoleat, asam lemak tidak jenuh merupakan satu-satunya asam lemak esensial pada menusia. Asam lemak ini penting untuk proses metabolisme. Apabila melakukan diet tidak bolae lebih besar 30% dari total kalori sebagai lemak.
Fungsi Lemak:1. Sebagai sumber energi
2. Ikut serta membangun jaringan tubuh
3. Sebagai perlindungan
4. Sebagai penyekatan atau isolasi
5. Perasaan kenyang
6. Vitamin larut lema

4 .Vitamin
Merupakan substansi organik yang tidak dapat dibentuk oleh tubuh. Berfugsi sebagai katalisator proses metabolisme tubuh. Ada 2 jenis vitamin :

1. Vitamin larut lemak à Vitamin A, D, E, dan K (disimpan dalam tubuh).
2. Vitamin larut air à Vitamin C dan vitamin B kompleks.


  1. Vitamin larut lemak

  • Vitamin A (retinol, retinal, asam retinoat).
Retinal adalah komponen dari fotoreseptor (sel-sel saraf yang peka terhadap cahaya) dalam retina mata. Bentuk lain dari vitamin A (asam retinoat) yang berperan dalam menjaga kesehatan kulit, lapisan paru-paru, usus dan saluran kemih.





Vitamin A

Fungsi
Akibat defisiensi
Akibat kelebihan
Sumber-sumber
Pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan epitel:
    • Menjaga integritas retina.
    • Sebagai fungsi imun.
- Kebutaan (rabun senja).
- Kulit kasar.
- Membran mukosa kering.
-Kegagalan perkembangan gigi dan tulang.
-Mual.
-Muntah.
-Nyeri abdomen.
-Kegagalan pertumbuhan pada anak-anak.
-Kehilanagn BB
pada orang dewasa.
>> Dalam dosis besar :
-Kerontokkan rambut.
-Pembengkakan tulang.
-Nyeri tulang sendi.
-Sakit kepala.
- Susu murni.
- Telur.
- Sayuran berdaun hijau.
- buah-buahan dan sayuran
berwarna kuning.
- Minyak ikan dan hati.



  • Vitamin D
Bentuk utamanya adalah vitamin D2 (ergocalciferol) dan vitamin D3 (cholecalciferol). Vitamin D3 diproduksi didalam kulit yang terpapar sinar matahari, terutama radiasi ultraviolet B.

Vitamin D

Fungsi
Akibat Defisiensi
Akibat kelebihan
Sumber-sumber
Absorbsi dan penggunaan kalsium dalam perkembangan tulang dan gigi.
Pertumbuhan gigi yang tertunda pada anak-anak osteomalasia (pelunakan tulang) pada orang dewasa.
>> dalam dosisi besar :
- Kehilangan nafsu makan.
- Muntah.
-Kegagalan pertubuhan.
-Kehilanagn BB.
-Peningkatan deposit kalsium dalam jaringan lunak.

- Pembuluh darah dan ginjal.
- Cahaya matahari.
- Susu.
- Margarin.
- Telur.
- Minyak ikan.


  • Vitamin E (Tokoferol)

Vitamin E adalah vitamin yang larut dalam lemak. Artinya, vitamin ini terdapat dalam bagian makanan yang berminyak. Vitamin E didalam tubuh hanya dapat dicerna oleh empedu, di hati karena tidak larut dalam air. Vitamin E banyak tersedia dalam minyak yang dihasilkan dari biji-bijian, seperti : minyak kacang, minyak kulit gandum, minyak jagung dan minyak biji bunga matahari. Selain itu, vitamin E juga terdapat pada sayuran hijau, sereal, hati, kuning telur, lemak susu, kacang-kacangan dan mentega.
Vitamin E ialah salah satu abtioksidan yang penting dalam pencegahan kanker dan penyakit kardiovaskular. Vitamin E mudah rusak oleh panas yang terlalu tinggi (proses memasak) dan oksidasi (terpapar oksigen). Sumber dari vitamin yang terbaik adalah makanan segar, mentah, atau makanan yang belum diproses.

  • Vitamin K

Vitamin K bertugas :
  1. Menjaga konsistensi aliran darah dan membekukannya saat diperlukan.
  2. Berperan penting dalam pembentukkan tulang dan ginjal.
Vitamin K terdapat dalam 3 bentuk :
  1. Vitamin K1 (phylloquinone) à ditemukan dan dihasilkan oleh timbuhan.
  2. Vitamin K2 (menaquinone) à dihasikan oleh bakteri yang menguntungkan dalam sisitem pencernaan.
  3. Vitamin K3 (menadione) à vitamin buatan bagi yang tidak mampu menyerap dari makanan.

Seluruh vitamin K dalam tubuh diproses dalam liver (hati). Menurut standar RDA (Recommended Dietary Allowance), kebutuhan vitamin k tergantung dari BB. Untuk orang dewasa, 1 mikrogram setiap hari per kg BB. Mengonsumsi sejumlah kecil vitamin K akan mengakibatkan patah tulang dan osteoporosis, penyempitan arteri atau pembuluh nadi. Sumber terbesar vitamin K (vitamin K1) adalah sayur-sayuran hijau, seperti kangkung dan lobak swiss, brokoli, taoge, bayam, dan kembang kol.


  1. Vitamin larut air
Vitamin larut air adalah vitamin C dan vitamin B kompleks. Vitamin yang larut air tidak dapat disimpan dalam tubuh dan harus tersedia sebagai asupan makanan setiap hari. Hipervitaminosis adalah kondisi yang disebabkan oleh asupan vitamin yang berlebihan, jarang terjadi dengan vitamin larut air.

  • Vitamin C
Dikenal dengan nama kimia dari bentuk utamanya asam askorbat. Vitamin C termasuk golongan antioksidan karena sangat mudah teroksidasi oleh panas, cahaya, dan logam. Vitamin C atau asam askorbat lebih terkenal perannya dalma menjaga dan memperkuat imunitas terhadap infeksi.


Fungsi
Akibat defisiensi
Akibat kelebihan
Sumber-sumber
Produksi kolagen, integritas dinding kapiler, pembentukan sel darah merah, metabolisme asam amino, memebantu tubuh menyerap zat besi (fe)
Penyakit kudis, penyembuhan luka buruk, perdarahan, gigi mudah goyah/lepas, memar.
- Batu ginjal.
- Penyakit kudis.
-infeksi saluran urin.
- Buah jeruk.
- Kentang.
- kubis.
- Brokoli.
- Stroberi
- Cabe hijau.


  • Vitamin B kompleks
Terdiri dari 8 vitamin :
  1. Vitamin B1 (Tiamin
  • berfungsi membantu sel tubuh menghasilkan energi, kesehatan jantung serta metabolisme karbohidrat.
  1. Vitamin B2 (Riboflavin)
  • berfungsi melindungi tubuh dari penyakit kanker, mencegah migren serta katarak.
  1. Vitamin B3 (Niacin)
  • bermanfaat untuk melepaskan energi dari zat-zat nutrient, membantu menurunkan kadar kolesterol, mengurangi depresi dan gangguan pada persendian.
  1. Vitamin B5 (Asam pantotenat)
  • berfungsi membantu sisitem syaraf dan metabolisme, mengurangi alergi, kelelahn dan migren. Penting bagi aktifitas kelenjar adrenal, terutama dalam proses pembentukan hormon.
  1. Vitamin B6 (Piridoksin)
  • berfungsi membantu produksi sel darah merah dan meringankan gejala hipertensi, asma serta PMS.
  1. Vitamin B7 (Biotin)
  • bermanfaat dalam proses pelepasan energi dari karbohidrat, pembentukan kuku serta rambut.
  1. Vitamin B9 ( Asam folic)
  • berfungsi membantu perkembangan janin, pengobatan anemia dan pembentukan hemoglobin.
  1. Vitamin B12 (Cobalamin)
  • berfungsi membantu merawat sistem syaraf dan pembentukan sel darah merah.



5 Air
Air merupakan dasar bagi cairan intraseluler serta ekstraseluler dan menjadi konsisten semua sekresi serta ekskresi tubuh. Air menjadi bagian kurang lebih 65-70% dari berat total dan merupakan media tempat berlangsungnya hampir setiap proses tubuh. Konsumsi air secara konstan merupakan hal yang amat penting. Orang yang berpuasa lama dapat hidup dari cadangan protein, lemak, karbohidrat , dan nutrient lain dalm tubuh selama beberapa minggu, asalkan air masih tersedia: sedangkan pada keadaan tanpa air, orang mungkin akan meninggal dalm waktu beberapa hari saja.

  • Sumber-sumber air
  1. Bagian terbesar air yang diperlukan oleh tubuh diperoleh dari air teh,air putih,susu serta minuman lainnya, dan makan cair seperti sup.
  2. Air merupakan konstituen sebagian besar makanan,sekalipun makanan tersebut berbentuk padat.
  3. Dari proses metobolisme karbohidrat,lemak, dan potein akan dihasilkan air


6. Mineral
Mineral merupakan elemen esensial nonorganik pada tubuh sebagai katalis dalam reaksi biokimia. Mineral juga berperan penting dalam pembentukan struktual dari jaringan keras dan lunak, kerja sisitim enzim, kontraksi otot dan respon saraf serta dalam pembekuan darah. Mineral dibagi 2 kelas yaitu makromineral dan mikromineral.
Mikromineral mineral-mineral yang diperlukan tubuh dalam jumlah yang cukup besar (100 mg/hr), sebaliknya mikromineral adalah mineral-mineral yang diperlukan dalam jumlah yang sedikit (< 15 mg/hr). Makromineral adalah kalium, fosfor, magnesium, besi, iodine, dan kalium, sedangkan yang termaksuk di dalam mikromineral adalah tembaga, kobait, mangan, fluorin, dan zink. Saat tubuh kekeurangan asupan mineral-mineral tersebut, tubuh mengambilnya dari otot, hati dan bahkan tulang.

  • Fungsi mineral:
  1. Mineral merupakan konstituen tulang dan gigi, yang memberikan kekuatan serta rigiditas kepada jaringan tersebut, misalnya kalsium, fosfor, dan magnesium.
  2. Mineral membentuk garam-garam yang dapat larut dengan demikian mengendalikan komposisi cairan tubuh. Natrium dan klorida merupakan unsur penting dalam cairan ekstraseluler dan darah ; kalium, magnesium, dan fosfor merupakan unsur penting dalam cairan intraseluler.
  3. Mineral turut membangun enzim dan protein. Sulfur merupakan bagian dari asam-asam amino methionine dan cysteine.

2.1.3 Proses Pencernaan Makanan
  1. Pencernaan
Pencernaan makanan terdiri dari pemecahan mekanik dengan mengunya,mengaduk, dan menggabungkan dengan cairan, dan reaksi kimia sehingga makanan berkurang menjadi bentuk yang paling sederhana.Enzim merupakan komponen esensial dari pencernaan kimia..Enzim merupakan substansi seperti protein yang bertindak sebagai katalis untuk memacu reaksi kimia.
Pencernaan dimulai dari mulut, tempat makanan dipecahkan secara mekanik dengan mengunya. Makanan dicampur dengan silvid, yang mengandung ptyalin(amilase saliv), suatu enzim yang bertindak pada zat tepung,untuk memulai konversinya menjadi maltose.makanan yang lebih lama dikunya, pencernaan zat tepung lebih banyak terjadi di dalam mulut. Kelenjar pilorik lambung juga mensekresigastrin yaitu sebuah hormon yang mengatur lingkungan asam. Lambung juga bertindak sebagai penyimpanan dan makanan menetap di dalam perut kira- kira 3 jam, dengan rentangan dari 1 sampai 7 jamVolume makanan,kandungan lemak,tekanan ankotik,dan susunan fisik makanan mempengaruhi motilitas lambung.
Makanan meninggalkan lambung pada sfingter pilorik sebagai asam, massa cairan disebut kimus. Kimus mengalir ke duodenum dan bercampur cepat dengan empedu, getah intestinal, sekresi pancreas. Empedu mengemulasi lemak untuk menizinkan aksi enzim dan menahan asam lemak dalam larutan.Sekresi pankres terdiri dari tujuh enzim: lipase untuk pencernaan lemak, dua peptida untuk untuk pencernaan protein; dan amilase,s ukrosa, dan maltosa untuk pencernaan karbohidrat.Sekresi pankreas terdiri dari lima enzim: amilase untuk mencerna zat tepung; lipase untuk memecahkan lemak yang teremulasi; dan tripsin, kimotripsin dan karboksipeptidase untuk memecahkan protein.
Peristalsi terjadi terus menerus dalam usus kecil,mencampurkan sekresi dengan kimus.campuraanya menjadi alkalin yang meningkat,menghalangi aksi enzim lambung dan meningkatkan aksi sekresi duodenal.Porsi besar dari pencernaan terjadi dalam usus kecil,yang memproduksi glukosa, fruktosa, galaktosa dari karbohidrat; asam amino dan dipeptida dari protein;dan asam lemak,gliserida, dan gliserol dari lipit.

  1. Absorpsi
Usus kecil merupakan tempat penyerapan utama nutrisi.Sepanjang daerah ini terdapat penonjolan seperti jari yang disebut vili,untuk meningkatkan area permukaan yang ada untuk absorpsi.Isi dalam intestine bergerak dengan kerja peristaltic ke usus
besar.\Apsorpsi air merupakan fungsi utama kolon.Kira- kira 1 hingga 2 liter air diapsorpsi dari cairan ideal setiap hari. Selain air, elektrolit dan miniral juga diapsorpsi,dari bakteri dalam kolon mensintesis vitamin K dan beberapan vitamin B kompleks,dan akhirnya membentuk feses.

  1. Penyimpangan
Nutrisi yang diperlukan tubuh disimpan dalam jaringan tubuh. Bentuk pokok tubuh dari energi yang disimpan adalah lemak,y ang disimpan sebagai jaringan adipose. Glikogen disimpan dalam cadangan kecil di hati dan jaringan otot, dan protein disimpan dalam massa otot. Ketika keperluan energi tubuh melebihi persediaan energi dari nutrisi yang dimakan, maka energi yang disimpan digunakan.Sebaliknya,energi yang tidak digunakan harus disimpan.

4 . Eliminasi
Isi usus bergerak melaluhi segmen usus besar yang bervariasi dengan peristalsis. Sebagai material bergerak ke arah rektum. Feses mengandung selulosa dan substansi yang berserat sama sehingga tubuh tidak mampu mencerna, sil yang mengelupas dari dinding intestinal usus, mucus, sekresi disgestif, air dan mikroorganisme.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar